Apabila seseorang jatuh sakit pasti pikiran dan perasaan kembali teringat betapa enaknya jadi orang yang sehat.Lamunan seketika timbul saat makan makanan apa saja yang disukai tanpa ada larangan.Mau melakukan berbagai aktivitas tidak ada kendala yang berarti,paling-paling ada rasa capek,itu pun tak berlangsung lama.Setelah istirahat bisa bugar kembali.
Bagi yang sakit parah sudah berobat ke sana kemari,baik berobat ke dokter atau ke tempat pengobatan alternatif sudah banyak dijalani namun belum ada hasil yang optimal,pasti akan timbul pikiran macam-macam.Misalnya pikiran di hantui perasaan"bagaimana jika saya tidak bisa sembuh,bagaimana nasib anak saya,nasib istri/suami,nasib orangtua dan sebagainya",pikiran semacam rasa putus asa senantiasa terlintas di benak kita.Terkadang sampai terlintas juga pikiran kotor,dasar syaitan laknatulloh,yang mengganggu iman kita,"kalau saja bunuh diri tidak dosa akan saya lakukan,jika saja terjadi bencana alam yang melanda bisa mematikan semua orang,saya rela dari pada menahan derita sakit yang tak kunjung sembuh".Pokoknya semua yang ada disekitar kita tidak ada yang berarti kecuali rasa ingin sembuh dan ingin bisa sehat seperti semula.Belum lagi mendengarkan cemooh dan sindiran orang,katanya"kamu ini kok sakit-sakitan" atau dibilang"kamu ini penyakitan"dan lain-lain dan sebagainya,yang pasti ketika kita sakit pasti watak kita sangat sensitif.
Untuk mengatasi pikiran yang macam-macam ada banyak cara, diantaranya mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa,dengan cara berdzikir dan meresapi arti dari ucapan yang kita ucapkan,menyadari betul bahwa hakekatnya manusia itu semua dasarnya sama,lahir,tumbuh berkembang,dewasa,tua,dan yang pasti akhirnya mati.Kematian adalah sesuatu yang mutlak pasti dialami oleh setiap manusia.Kamu,aku, kita semua takkan bisa mengelak dari kematian,untuk itu yang saat ini mengalami sakit dan belum kunjung sembuh janganlah berputus asa,jangan merasa iri kepada yang sehat,jangan marah kepada diri sendiri dan orang lain,jangan pernah berpikir Tuhan tidak adil,jangan berprasangka buruk kepada Tuhan,hadapilah sakit dengan ikhlas,karena semua pasti dan pasti akan mengalaminya hanya masalah waktu yang membedakan,ada yang sakitnya sebentar, ada yang lama,ada yang sakit parah terus bisa sembuh lagi,ada juga yang sakit kelihatannya ringan ringan saja sakitnya tau tau meninggal,ada yang sakit sangat lama tidak sembuh-sembuh,semua harus dihadapi dengan kesabaran.
Mengapa saya berkata demikian? karena saya sendiri sudah mengalami hampir 6 tahun ini, hanya berbekal kesabaran saya hadapi cobaan ini meski dibarengi dengan berbagai masalah yang melilit di kehidupan ini..
Untuk itu bagi sahabat saya yang merasa sehat janganlah merasa akan sehat selamanya,janganlah merasa menyombongkan diri dengan dirinya,sadarilah bahwa semuanya akan terasa begitu singkat,tak terasa dari waktu ke waktu tubuh manusia akan mengalami masa kadaluwarsa.
Begitu penting saya kemukakan di sini karena tanpa kita sadari seringkali kita berasumsi bahwa ujian itu jika kita mengalami musibah,sakit,ekonomi yang melilit,tertimpa masalah besar dll.Kita lupa,nikmat/sesuatu yg menyenangkan,kaya,tampan,cantik,sehat juga ujian.Untuk itu jika ingin nilai bagus dari ujian hendaklah kita belajar... Belajar sabar,belajar ikhlas,belajar menerima pemberian Tuhan tanpa meninggalkan ikhtiar/usaha nyata.Dengan begitu insyaallah perlahan akan memupuk rasa syukur yg pada akhirnya membuat hati damai,tentram..